Ribuan Peserta Forest Tracking Lakukan Penghijauan

Foto untuk : Ribuan Peserta Forest Tracking Lakukan Penghijauan
Share

Giri Menang, Rabu 12 April 2017  – Perayaan HUT Lobar ke-59 tahun ini bisa dikatakan sebagai perayaan termeriah. Berbagai event besar diselenggarakan, salah satunya adalah BRI Mekaki Marathon International 2017.
Sebagai pemanasan event internasional itu, Pemkab Lobar mengawalinya dengan juga menggelar lintas alam atau forest tracking yang juga dirangkai dengan aksi penanaman pohon. Kegiatan itu menyusul Lomba Perahu Tradisional beberapa waktu lalu di Pantai Indah Kores Batu Putih.
Dalam acara yang digelar di wilayah Dusun Gili Genting Desa Sekotong Barat tersebut, ribuan peserta dari kalangan berbagai kalangan  ambil bagian. Menempuh jarak sekitar 5,5 kilometer, ribuan peserta itu nampak bersemangat mendaki bukit yang cukup tinggi di Dusun Gili Genting itu. Peserta yang didominasi oleh jajaran PNS Pemkab Lobar disuguhi keindahan bawah bukit berupa pantai Telak Elak yang menjorok ke tengah laut dan membentuk teluk kecil berpasir putih.
Ketua Panitia Forest Tracking yang juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan H.L. Surapati dalam laporannya menyampaikan, bahwa kegiatan forest tracking ini juga dirangkai dengan aksi penanaman pohon. Menurut dia, aksi penanaman pohon itu sebagai bentuk perhatian Pemkab Lobar untuk terus menjaga kelestarian alam. “Ini sebagai bentuk aksi kita untuk menjaga alam,” cetusnya seakan menjadi jawaban atas bencana longsor dan banjir yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah Sekotong dan Lembar.
Ditambahkan Surapati, jika pada kegiatan forest tracking tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan oleh Dinas Kehutanan, maka mulai tahun ini dilaksanakan oleh dinas yang dipimpinnya.  “Karena Kehutanan sudah diambil alih oleh Propinsi NTB. Jadi mulai tahun ini akan dilaksanakan oleh LH,” ujarnya kemudian.
Sementara itu, Komandan Kodim 1606/Lobar Letkol Ardiansyah yang saat itu membacakan sambutan Bupati Lobar H. Fauzan Khalid yang berhalangan hadir menegaskan bahwa digelarnya berbagai kegiatan di Sekotong merupakan berkah. Tak hanya itu, dia juga mengajak masyarakat Sekotong dan Lobar secara umum lebih bangga lagi karena surga di NTB itu adalah Sekotong. “Surga NTB itu ada di Sekotong, ini suatu kebanggaan,” ujarnya mengawali sambutan Bupati Lobar.
Terkait dengan kegiatan forest tracking itu, Ardiansyah menyatakan kegiatan tersebut sebagai bentuk kecintaan masyarakat Lobar terhadap alam. “Kalau kita tidak bersahabat dengan alam, maka dipastikan bencana akan mengancam,” ungkapnya seraya menambahkan bahwa beberapa waktu lalu terjadi bencana banjir yang melanda kawasan Bima, Sumbawa, Lotim dan terakhir di Desa Labuan Tereng dan Sekotong Timur di Lobar.
Dia berharap, dengan kegiatan forest tracking yang dirangkai dengan aksi penanaman pohon itu, pemerintah dan masyarakat bisa mengembalikan kondisi hutan agar menjadi lebih baik.
“Kami ingat bahwa di tahun 90-an, hutan Sekotong merupakan paru-paru Lobar,” imbuhnya.
Terakhir, Dandim 1606/Lobar itu mengharapkan kegiatan forest tracking dengan aksi menanam pohon itu bisa terus dilakukan. Hal itu demi menjaga keutuhan dan kelestarian hutan di Lobar. “Kami berharap ini bisa menjadi sarana penyuluhan bagi pentingnya hutan bagi umat manusia,” tandasnya kemudian.
Ribuan peserta pun berjalan menyusuri rute yang cukup menantang dengan pelepasan dilaksanakan oleh Ketua DPRD Kab Lobar Hj. Sumiatun yang asli Sekotong.
Hadir dalam kegiatan forest tracking itu, selain Dandim 1606/Lobar Letkol Ardiansyah dan Hj. Sumiatun, juga hadir Kepala Badan LHK Lobar H.L. Surapati, Asisten III Setda Lobar H. Fathurrahim, Kepala Kesbangpol H. Fajar Taufiq, Kepala Dinas Sosial Hj. Ni Made Ambaryati dan beberapa pejabat lainnya.

Acara juga dimeriahkan dengan lomba foto selfie, bagi-bagi doorprize, dan pembagian hadiah mobil untuk nasabah Bank NTB cabang Gerung.

Sambutan